KAMI BERTAHAN DALAM PELAYANAN KARENA PASIEN


Masalah kusta bukan sekedar sakit kusta dan memberi obat kepada para penderita kusta. Masalah kusta secara lebih luas adalah masalah prilaku hidup bersih dan sehat dalam segala hal. Sadar akan hal itu, petugas kusta dilapangan berusaha membantu masayarakat dengan melatih mereka bagaimana membangun prilaku hidup bersih dan sehat. Contoh yang paling sederhana adalah melatih dan mendampingi anak-anak bagaimana mandi yang bersih dengan menggunakan sabun. Selain itu mengajar ibu-ibu cara mengolah sagu yang bersih dan sehat dalam beberapa varian masakan yang bisa dinikmati bersama di tengah keluarga. Petugas kusta juga secara berkala mengunjungi rumah-rumah pasien dan masyarakat lainnya untuk melihat kondisi pasien tetapi juga kondisi kesehatan rumah. Dalam kunjungan ini, mereka memberi penyuluhan dan penyadaran tentang kebersihan dan kesehatan rumah kepada pasien atau masyarakat lain yang rumahnya dikunjungi petugas.
Hidup dikampung yang serba terbatas membuat banyak dari kita sering tidak bertahan. Tidak demikian dengan para pelayan kusta khususnya paman Gervas. Baginya, hidup dan melayani di kampung serba terbatas adalah tantangan sekaligus menjadi sebuah kepuasan dan sukacita tersendiri. Kepuasan dan suka cita itu sangat terasa dan membekas melalui pengalaman berikut ini. “Pasien kusta yang sederhana sangat setia dan rajin datang ke tempat pelayanan dan kami melayani mereka obat kusta tanpa banyak komplein. Lebih dari pada itu, kami lebih puas dan gembira ketika melihat mereka tuntas minum obat dan sembuh. Hal-hal berikut ini menjadi kekuatan yang memotiasi kami untuk berhatan di tengah kekurangan dan keterbatasan : mendampingi, melayani dan menyaksikan para penderita kusta satu persatu RFT dan sembuh dari kusta”, demikian secuil kisah dari mantri Gervas. (Hen-YASA)

Melatih Anak-anak Mandi Dengan Sabun
Melatih Mama-mama Masak Papeda