YASA dan Dinkes Kab. Asmat Hearing Bersama DPRD Kab. Asmat


Lima tahun (2015-2020) pelayanan penanggulangan kusta di Asmat berjalan. Program Penanggulangan Kusta di Asmat menjadi tanggunggun jawab dan kerja sama antara Pemda Kab. Asmat dan Gereja Katolik Keuskupan Agats. Kerja sama ini tertuang dalam MoU antara Bupati Asmat dan Uskup Agats – Asmat. Lima tahun berjalan, hasil capaian dari kerja YASA cukup tinggi. Para mitra (pemda Asmat dan Keuskupan Agats) itu sejajar maka perlu ada kerja sama (perencanaan bersama, implementasi, monitoring dan evaluasi bersama). Kuran waktu lima tahun, suasana kerja sama di atas kurang dilakukan. Satu hal yang pasti adalah YASA mendapat uang program dari Pemda Asmat dan membuat laporan pertanggungjawaban.

kesenjangan dalam kerja sama itu, berujung pada ketidak pastian penganggaran sebagaimana menjadi kesepakatan dalam MoU. Guna menjembatani berbagai ketidakpastian ini, Pimpinan DPRD Agats mengundang Dinkes Asmat dan YASA untuk dengar pendapat bersama dengan DPRD Asmat. Dengar pendapat itu dibuat pada tanggal 27 Agustus 2020 di Ruang Sidang Utama DPRD Asmat. Hasil dari dengar pendapat adalah 1) Pimpinan dan Anggota DPRD Asmat meminta supaya Anggaran pelayanan Kusta dianggarkan kembali secara pasti di APBD perubahan melalui Dinas Kesehatan Asmat. 2) Perlu adanya sinkronisasi data antara Dinkes Asmat dan YASA perihal penderita kusta. 3) Pemda Asmat khususnya Dinkes perlu bersinergi dengan berbagai lembaga atau Mitra yang potensial dalam penanganan dan penanggulangan issue kesehatan, sakit dan penyakit di Asmat ini.

Hadir dalam dengar pendapat ini adalah, para pimpinan dan hampir semua anggota DPRD Asmat. Kepala Dinas Kesehatan Asmat dan staff, Ketua YASA dan staff. Dengar pendapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Asmat (Pa Silvester Biakai, SH). (YASA-Hen)